Zul-Rohmi Diantara Jawara Petarung Politik NTB

0
216
Direktur Mi6, Bambang Mei F, SH dan Sekretaris Mi6, Lalu Athari Fathullah, SE.

Mataram – Perhelatan dan konstelasi politik PilGub NTB 2018 menjelang masa pendaftaran pasangan calon (paslon) ke KPU pada 8 sampai 10 Januari 2018 makin terlihat afiliasi atau back up politik para Paslon yang diusung parpol .

Setelah PDIP menyatakan diri mengusung Paket Ahyar-Mori, Giliran PKB NTB secara resmi mengusung Paket Suhaili-Amin. Beberapa hari sebelumnya PKS NTB merapat ke Zul-Rohmi.

Selain itu, sisi menarik dari konstestasi PilGub NTB ini adalah tampilnya Paslon independen Ali-Sakti yang turut meramaikan hajatan pesta demokrasi rakyat NTB ini.

Terlepas hal tersebut , Mi6 menilai ajang PilGub NTB akan menempatkan sosok  pendatang baru, paket Zul-Rohmi akan bertanding melawan tiga jawara petarung politik yang memiliki rekam jejak memenangkan konstestasi pilkada kabupaten/kota era sebelumnya .

Demikian dikatakan Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto, SH menanggapi konstelasi politik pilgub NTB melalui siaran pers yang disampaikan ke Media, Jumat (5/1).

Selanjutnya Didu, panggilan akrab direktur Mi6 mengakui PDIP NTB mengusung secara resmi paket Ahyar-Mori akan mengubah secara drastis konstelasi politik pilgub NTB di injury time.

“Posisi tawar politik paket Ahyar-Mori makin menguat dimata Paslon lain. Hal ini karena bagaimanapun PDIP sebagai the ruling party tentu memiliki kalkulasi politik yang clear sampai memback up Ahyar-Mori,” ujar Didu.

“Salah satu agenda politik besar PDIP kedepan adalah Pilpres 2019 untuk memenangkan Jokowi lagi. Maka tentu PDIP harus bisa memastikan bahwa semua Paslon yg diusung menang dalam semua pilkada serentak agar jelas mapping suara pemilih untuk kepentingan Pilpres 2019 tersebut,” lanjut Didu menganalisa dalam kontek pilkada serentak.

Sementara itu lanjut Didu, setelah PKB NTB melakukan manuver politik tidak segera menyudahi permainan, akhirnya dipastikan PKB NTB merapat ke paket Suhaili-Amin. Dari sisi bargaining politik dengan diusung Golkar, Nasdem dan PKB, paslon Suhaili-Amin makin digdaya dan percaya diri memenangkan pilgub NTB.

“Apalagi paket Suhaili-Amin mencerminkan perimbangan politik Lombok Sumbawa,” ungkapnya.

Lebih jauh, Didu mengatakan paket Ahyar-Mori dan Suhaili-Amin mencerminkan kekuatan politik yang sesungguhnya, karena dukungan afiliasi politik yang berimbang. Selain itu yang terpenting adalah mereka memiliki pengalaman yang sama memenangkan pilkada dua kali di wilayahnya.

“Dengan pengalaman dan nama besar sebagai  jawara petarung politik, Ahyar maupun  Suhaili tentu memiliki treatment khusus memenangkan Pilgub NTB ini,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here