Wagub : Korpri Harus Tingkatkan Debirokratisasi, Jauhi Pungli Dan Korupsi

0
59
Wakil Gubernur NTB, H. Muhammad Amin saat membacakan sambutan Presiden RI, Joko Widodo selaku Penasehat Nasional KORPRI pada upacara HUT ke-46 Korpri Tingkat Provinsi NTB di Gedung Graha Bhakti Praja, Rabu (29/11).

MATARAM – Wakil Gubernur NTB, H. Muhammad Amin mengatakan, segenap anggota Korpri di NTB untuk menyiapkan diri menghadapi pesatnya pembangunan ditambah kompetisi antar bangsa yang cepat dan penuh ketidakpastian dimasa kini dan akan datang.

“Harus mempermudah pelayanan, meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan serta menghilangkan mekanisme layanan yang berbelit-belit dan menghentikan pungli atau korupsi,”kata Amin saat membacakan sambutan Presiden RI, Joko Widodo selaku Penasehat Nasional KORPRI pada upacara HUT ke-46 Korpri Tingkat Provinsi NTB  di Gedung Graha Bhakti Praja, Rabu (29/11).

Upacara dihadiri oleh unsur FKPD Provinsi NTB, Pejabat dari TNI dan POLRI, Kepala OPD lingkup Pemerintah Provinsi NTB  seluruh ASN lingkup Sekretariat Daerah Provinsi NTB.

Dengan demikian, lanjutnya, untuk mewujudkan pelayanan yang demikian, dibutuhkan sosok anggota Korpri yang kreatif dan inovatif serta berintegritas tinggi. Oleh karena itu, seluruh ASN dimintanya terus mengembangkan aktualisasi diri dengan merancang inovasi program yang berkontribusi pada kepuasan pelayanan publik dan lompatan kinerja pembangunan.

“Jangan pernah berhenti berinovasi, manfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menciptakan terobosan layanan publik yang efektif, efisien, transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa, Korpri harus menjadi pilar utama pemersatu bangsa dan negara dengan aparatur sipil negara sebagai agen perekat kebhinekaan. Korpri diharapkan mampu menjadi organisasi dengan budaya yang penuh inovasi dan kreatifitas, modern dan efisien, serta melayani.

Presiden Joko Widodo dalam sambutannya menegaskan bahwa untuk pemerataan dan merekatkan kesatuan Indonesia, maka membangun harus dilakukan dari pinggiran dan dari desa-desa, dimulai dengan pemerataan infrastruktur fisik hingga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Untuk itu, peran Korpri menjadi sangat vital sebagai penghubung antara masyarakat dengan pemerintah.

Usai upacara, Wagub menyerahkan secara simbolis Kartu Taspen versi terbaru berbentuk “Smart Card Taspen” kepada ASN yang akan pensiun TMT Desember 2017. Kartu ini akan memudahkan sekaligus mempercepat pelayanan kepada para peserta Taspen dalam melakukan pengambilan uang pensiun serta updating data kepesertaan.

Smart Card sudah berisikan data base peserta secara lengkap, sehingga pengguna tidak perlu lagi mengeluarkan berbagai kartu identitas sebab semua sudah dimasukkan berbasis teknologi biometrik.

Selain Smart Card, Taspen juga menyediakan sejumlah layanan digital lainnya antara lain : Taspen Service Point, SMS Notification, Taspen Mobile Application, Aplikasi SIMGAJI, dan Aplikasi Web-Based Services (e-klim, e-SPBT, e-SPT dan Estimasi Klim). Nantinya Smart Card Taspen ini akan diperuntukkan bagi seluruh ASN di Provinsi NTB.

iNu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here