Saswadi Tekankan Permasalahan Keamanan saat Safari Ramadhan di Jatisela

0
118
Safari Ramadhan Pemkab Lobar di Jatisela

Lombok Barat – Pjs Bupati Lombok Barat (Lobar) Drs. H. Lalu Saswadi, MM mengingatkan warga Lobar untuk menjaga keamanan, menyikapi perkembangan terakhir terkait dengan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati dan Gubernur NTB juga isu terorisme yang bergejolak beberapa waktu lalu. “Keamanan itu sangat penting. Kalau tidak aman, kita tidak bisa membangun,” ujarnya saat memberi sambutan dalam Safari Ramadhan Pemkab Lobar di Masjid Baitul Muslimin Dusun Ireng Lauk Desa Jatisela Gunung Sari, pada Selasa (22/5).

Bagi Saswadi, proses pembangunan tidak pernah selesai, tapi harus terus berjalan. Pemerintah, terutama di Desa harus terus mendorong proses pembangunan. “saat ini, gang-gang, gorong-gorong, sampai dengan saluran irigasi pun bisa dibangun oleh desa,” ujar Saswadi.

Kabupaten Lobar walaupun ditetapkan memiliki ketahanan tinggi terhadap konflik, namun menyimpan potensi rawan saat Pilkada ini. Untuk itu Saswadi tidak henti-hentinya mengingatkan agar warga tidak ikut larut dalam potensi konflik yang ada.

Melalui momen Safari Ramadhan himbauan-himbauan kepada masyarakat bisa disampaikan langsung. Misalnya himbauan tentang pilkada dan hal lainnya yang terkait Kamtibmas.

Terkait pilkada di Lobar, Kapolres Mataram AKBP Muhammad yang juga turut serta dalam kegiatan Safari Ramadhan, berharap agar jangan sampai perbedaan pilihan, parpol dan perbedaan lainnya menyebabkan perpecahan. “Justru sebaliknya perbedaan harus mempererat persatuan,” ujarnya.

Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar selama bulan puasa ini tetap menjaga keamanan dan ketertiban, baik di Lobar maupun Mataram.

Sementara itu bertindak selaku penceramah adalah TGH Azhar Rosyidi. Pimpinan Ponpes Nurul Hikmah Langko ini menjelaskan, bahwa dari 37 nama lain bulan ramadhan, satu di antaranya sering dilupakan yaitu syahruddu’a (bulan doa). Ia menghimbau agar masyarakat memperbanyak berdoa di bulan ini karena sangat cepat dikabulkan. Akan tetapi ia juga mengingatkan agar doa yang disampaikan harus doa yang difahami. “Silahkan berdoa dengan bahasa apa saja. Jangan berdoa dengan bahasa yang tidak difahami,” pesannya.

aNd

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here