Pengamanan Jelang Lebaran Sebagai Wujud Sinergitas TNI Polri dan Pemda KSB

0
27

Taliwang – Setelah resmi diberlakukan operasi Ketupat Gatarin tahun 2018 melalui Apel Gelar Pasukan dalam rangka pengamanan pelaksanaan Idul Fitri 1439 H di Mapolres Sumbawa Barat pada Senin yang lalu, Kodim 1628/Sumbawa Barat ikut terlibat di dalamnya.

Hal ini diungkapkan Dandim 1628/Sumbawa Barat Letkol Czi Eddy Oswaronto, ST., disela-disela kesibukannya kemarin, Sabtu (9/6) di Sumbawa Barat.

Menurutnya, pelibatan personel Kodim yang dipimpinnya sebanyak enam orang ini sesuai dengan kesepakatan bersama dengan Polres maupun Pemda setempat untuk membantu Kepolisian dalam pengamanan selama mudik maupun arus balik lebaran terutama ditempat-tempat vital.

Adapun titik-titik yang dianggap rawan di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat yakni Pelabuhan Poto Tano, Terminal Taliwang dan Kota Maluk sebagai pusat arus mudik maupun arus balik lebaran.

“Pengamanan jelang dan sesudah lebaran Idul Fitri bukan pertama kali melibatkan personel TNI khususnya jajaran Kodim. Namun lanjutnya, setiap tahun operasi semacam ini memang harus dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pemudik yang akan melaksanakan lebaran di kampung halaman”, jelas Eddy.

Eddy berharap kebersamaan semacam ini sebagai wujud soliditas dan sinergitas TNI Polri dan Pemerintah daerah dalam membantu keamanan dan kenyamanan masyarakat sehingga kondusifitas wilayah tetap terjamin”, tutup orang nomor satu di jajaran Kodim Sumbawa Barat tersebut.

Diinformasikan, Operasi Ketupat Gatarin tahun 2018 akan dilaksanakan selama 17 hari mulai tanggal 8 hingga 24 Mei kedepan dengan masing-masing pos akan diisi oleh aparat Polres Sumbawa Barat, anggota Kodim, Satpol PP dan dari Dinas Kesehatan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here