Pastikan Program Rumah Risa Berjalan, Pangkogasgabpad Tinjau Langsung di Sembalun

0
28

Lombok Timur – Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Pangkogasbagpad) Mayjen TNI Madsuni, meninjau  bentuk rumah Rumah Instan Sehat (Risa) untuk masyarakat korban gempa yang dibangun PT. Risa di Koramil 1615-10/Sembalun Kabupaten Lombok Timur NTB, Kamis (13/9).

Usai melihat langsung rumah percontohan yang dibangun PT Risa Pangkogasgabpad mengatakan pihaknya akan mendorong percepatan pembangunan  Risa hingga sasaran tercapai.

“Harapannya agar masyarakat yang mengungsi lekas kembali ke rumah masing yang layak dan dapat beraktivitas seperti semula. Dalam waktu dekat datang musim hujan kasihan mereka kalau berlama lama di pengungsian,”ujarnya.

Selain itu, untuk membantu rumah-rumah Babinsa yang  rusak Mayjen Madsuni memerintahkan kepada para Danramil untuk mendata rumah Babinsanya. Nantinya Kogasgabpad akan  membantu membangunkan rumah sementara.

“Untuk rumah pribadi Babinsa yang rusak di data, nanti akan kita dibuatkan rumah hunian sementara (Huntara), sehingga Babinsa merasa tenang meninggalkan keluarga untuk melaksanakan tugas dalam membantu masyarakat yang terkena gempa, khususnya di Sembalun,”ungkapnya.

Selain itu, Mayjen TNI Madsuni  berpesan kepada Danramil 1615-10/Sembalun Lettu Inf Abdul Wahab agar mengingatkan anggotanya  untuk senantiasa menjaga kesehatan dan tetap semangat dalam menjalankan tugas untuk membantu masyarakat yang terkena musibah.

“Utamakan faktor keamanan dan gunakan masker penutup hidung saat membantu merobohkan rumah warga dan membersihkan puing-puing,”ungkapnya.

Kehadiran Pangkogasgabpad didampingi Aster Kogasgabpad Kolonel Inf Herry, Dansektor III Kolonel Mar Azis, Kepala Balai Litbang Tata Bangunan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kuswara dan Aplikator Rumah Instan Sehat (RISA) H. Iskandar.

Pada kesempatan terpisah Danramil 1615-10/Sembalun menyampaikan PT. Risa ini membuat rumah percontohan anti gempa yang dibangun di Koramil Sembalun sebanyak satu unit dengan harapan bisa dijadikan sebagai rujukan atau percontohan selain rumah anti gempa yang dibangun oleh Kementerian PUPR maupun yang lainnya.

“Hingga saat ini rumah hunian sementara yang dibangun Kementerian PUPR di wilayah Kecamatan Sembalun baru 38 unit dari rencana 136 unit untuk masyarakat dan semoga sisanya cepat selesai sehingga masyarakat bisa segera menempatinya”, pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here