Mi6 : Manuver Dan Gerakan Dr Zul Makin Eksotik

0
54

Mataram – Sekretaris Mi6, Lalu Athari Fathullah melihat Cagub NTB , Dr Zul manuver dan gerakannya makin eksotik dan piawai dalam melakukan operasi ke basis dan  konstituen, khususnya di Bima dan Sumbawa .

Tim Dr Zul yang kecil, relatif lincah dalam melakukan penetrasi dibasis pemilih, termasuk mudah mendapat dukungan tokoh-tokoh informal yang bukan pemain.

“Bahkan beberapa media di kota Bima mengakui jika intensitas Dr Zul ke Bima melebihi Paslon lain,” kata Athar.

Athar menambahkan, paket Zul-Rohmi semakin leluasa bergerak di kota Bima karena linier dengan Paslon Pilwakot kota Bima yakni ManuFer yang diusung Demokrat, PKS dan PDIP.

“DPT kota Bima 104 ribuan, jika Zul-Rohmi dapat suara 50 persen itu sudah bagus, karena Pilkada kota Bima ada empat Paslon,” lanjutnya.

Bagi Athar, paket Zul-Rohmi menarik untuk diamati, karena pasangan ini berani menabrak mainstream yang memasang Dr Zul dari sumbawa papan satu. Sementara demokrat yang punya 8 kursi parlemen justru memasang Rohmi yang tidak memiliki politik sebagai Cawagub ntb.

“Intinya Zul-Rohmi ini adalah kreasi politik ekstra ordinary yang berani dan penuh sensasi yang tidak biasa,” imbuhnya.

Direktur Mi6, Didu memaparkan, Siti Rohmi merupakan tandem politik yang baik buat Dr Zul karena kharisma dan aura Rohmi yang sejuk, jauh dari kesan politiking.

“Dari sisi gestur, tampilan Rohmi memiliki magnet yang kuat menarik simpati pemilih,” jelas direktur Mi6.

Bagi Didu, PilGub NTB 2018 penuh kejutan politik tak terduga seperti tampilnya paket anomali Zul-Rohmi. Selain itu, tampil calon independen Ali-Sakti.

“Dalam sejarah PilGub NTB, momentum PilGub NTB kali ini paling mempesona dari actor-aktor yang terlibat pertarungan die hard, selain itu pasti akan ada kejutan politik tak terduga,” analisisnya .

Konstruksi empat Paslon PilGub NTB membawa konsekwensi politik yang tidak mudah dilupakan diakhir konstestasi nanti.

“Seandainya Zul Rohmi yang tak diunggulkan menang, bisa dibayangkan bagaimana runtuhnya psikologi politik para jawara petarung tersebut,” ujarnya.

Pun demikian sebaliknya, lanjut Didu jika Ali-Sakti yang menang PilGub NTB, betapa malu dan hancurnya moral politik para pimpinan parpol di NTB atas realitas tersebut.

“Kemungkinan Ali-Sakti memenangi PilGub NTB tetap terbuka, mengingat tren kenaikan elektabilitas Ali-Sakti cukup signifikan juga Zul-Rohmi,” pungkas Didu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here