Lobar Jadi Pilot Project Pertama Pertukangan Konstruksi Nasional KemenPUPR

0
25
PJS Bupati Lobar bersama Kementerian PUPR serta ribuan tukang peserta pelatihan uji kompetensi

Lombok Barat – Menjadi daerah penghasil tukang (buruh bangunan) yang professional, Kabupaten Lombok Barat dijadikan sebagai pilot project pelatihan dan uji kompetensi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI. Pasalnya Lobar juga akan dijadikan pilot project pertama pertukangan di bidang konstruksi nasional pada Selasa (8/5).

“Kegiatan ini juga secara tidak langsung dapat meningkatkan daya saing di bidang kontruksi dengan negara lain. Jika para tukang memiliki sertifikat uji kompetensi maka bisa bekerja di seluruh daerah bahkan kerja ke negara lain,” tutur Direktur Bina Investasi Infrastruktur Ditjen Bina Kontruksi Kementrian PUPR RI, H. Masrianto, dalam acara pembekalan uji kompetensi bagi seribu tukang konstruksi bersertifikat di Halaman Lombok City Center (LCC) Grimak Narmada.

Masrianto meminta agar Dinas PUPR Lobar mendata kembali para tukang agar lebih banyak lagi untuk diusulkan mendapatkan sertifikat. Pendataan ini sebagai penambahan data agar bisa diusulkan kembali untuk mengikuti pelatihan pada tahun anggaran berikutnya, untuk mencapai target 1.200 peserta dari 10 Kecamatan se-Kabupaten Lombok Barat.

Diharapkan melalui kegiatan ini nantinya dapat meningkatkan kemampuan mutu dan kualitas pertukangan khususnya di bidang kontruksi bangunan. Hal ini juga dimaksudkan sebagai terobosan pencepatan pembangunan tenaga kerja nasional, hingga dapat menciptakan tenaga kerja yang kompeten di bidang kontruksi, memiliki keterampilan dan skil sesuai standar agar dapat bersaing secara nasional.

Sementara itu, Pjs Bupati Lobar H. Saswadi yang hadir membuka acara menyambut baik kegiatan yang diinisiasi Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Lombok Barat bersama Kementerian PUPR RI dan Balai Jasa Kontruksi Wilayah IV Surabaya ini. Ia menyampaikan, jumlah tukang di Lobar dari berbagai kualifikasi saat ini berjumlah 3.160 orang dan baru 196 orang yang sudah bersertifikasi.

“Masih dibutuhkan sertifikat untuk ribuan tukang lagi. Dengan demikian, adanya pelatihan tukang ini diharapkan tukang dengan kompetensi tinggi dan bersertifikasi di Lobar secara bertahap dapat terpenuhi,” harapnya.

aNd

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here