Demi Nyaleg, Taufan Tanggalkan Jabatan di Kemenpar

0
108
Calon DPR-RI Dapil NTB, Taufan Rahmadi
Mataram – Tokoh sekaligus pegiat wisata asal Lombok Nusa Tenggara Barat, Taufan Rahmadi, menanggalkan jabatannya dalam Tim Pembangunan 10 Destinasi Wisata Prioritas Kementerian Pariwisata RI-PIC Mandalika. Latar belakang pengunduran diri dari jabatan yang telah diembannya sejak tahun 2016 ini bukan tanpa alasan. Pasalnya setelah pengunduran diri itu, Taufan akan fokus untuk melaju pada dunia perpolitikan, menjadi seorang wakil rakyat yang menyuarakan aspirasi pembangunan di kancah DPR-RI pada 2019 mendatang.
Pengunduran diri tersebut diakui Taufan Rahmadi sebagai langkah terbaik. Semata-mata untuk menghindari anggapan memanfaatkan jabatan di Kementerian Pariwisata untuk kepentingan politik.
“Saya maju sebagai bakal Calon Legislatif di senayan tentunya telah melalui banyak pertimbangan, diantaranya adalah dorongn dari teman – teman pegiat dan pelaku pariwisata yang berharap memiliki wakil rakyat yang menyuarakan pariwisata NTB. Selain itu juga saya tidak ingin ada pemikiran atau tudingan yang menyebutkan saya memanfaatkan jabatan di Kemenpar untuk melaju ke Legislatif, karenanya saya mengundurkan diri terlebih dahulu baru mendaftar DPR-RI,” ungkap Taufan dalam sebuah acara konfrensi pers di Mataram pada Kamis (10/05).
Taufan mengatakan jika selama ia berada di lingkup Kemenpar, segala kewenangannya untuk mengaplikasikan pariwisata NTB dalam sebuah program kerja menjadi terbatas. Karenanya ia berkeyakinan bahwa dengan menjadi anggota DPR-RI merupakan jalan untuk memberikan kontribusi besar bagi pariwisata Indonesia dan pariwisata NTB khususnya. Menurutnya, NTB sebagai salah satu penyumbang daerah priwisata berkelas dunia, saat ini tidak memiliki wakil rakyat di DPR-RI yang khusus menyuarakan tentang pariwisata. “Bantu saya suarakan pariwisata NTB,” katanya kepada media.
Surat pengunduran dirinya sebagai PIC Mandalika, telah diterima langsung oleh Ketua Tim Percepatan Pembangunan Destinasi Wisata, Hiramsyah S. Tahib dan efektif berlaku sejak 1 Mei 2018 lalu. Sementara terkait pencalonan dirinya sebagai legislatif dikatanya masih dalam proses dan segera akan melakukan pendaftaran ke KPU jika seluruh persyaratan telah terpenuhi melalui Partai Gerindra.
aNd

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here