Amerika Serikat Pelajari Perdamaian dan Toleransi NTB

0
172

MATARAM – Duta besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Josep R. Donovan JR kunjungi Pulau Lombok dan disambut langsung oleh Gubernur NTB TGH Zainul Majdi di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center NTB pada (16/5). Dalam kunjungannya Josep menilai NTB merupakan contoh baik bagi kehidupan masyarakat yang damai dan toleran, ditengah keberagaman agama serta suku namun hidup berdampingan.

Kunjungan ini dimanfaatkan Josep untuk mengunjungi beberapa tempat wisata, seperti pantai bagian selatan, Senggigi dan Gili Trawangan. Ia mengaku terkesan dengan keindahan alam di Lombok, khususnya keindahan pantai dan kejernihan airnya. Ditambah lagi menurutnya, masyarakat NTB sangat ramah dan bersahabat terhadap tamu.

Namun terlepas dari pesona destinasi wisata Lombok yang dikunjungi sejak beberapa hari kedatangannya, paling berkesan menurutnya ialah saat mengunjungi Islamic Center yang disinggahinya saat ini. “Saya sudah dengar banyak mengenai Islamic Center dari Bapak Gubernur sendiri, dan saya berkeinginan untuk belajar lebih banyak peran keagamaan di Indonesia dan peran Islam di Lombok,” ungkapnya.

Kunjungan dubes ini dimaksudkan untuk mempelajari lebih mendalam tentang ke-Indonesiaan, seperti adat istiadat, budaya, agama serta masyarakatnya. Indonesia memiliki beragam budaya dan adat istiadat yang unik yang perlu dipelajari dan diperkenalkan di negara Amerika. Khususnya di Lombok yang sangat kental dengan keberagaman tersebut. Selain kebudayaan, Amerika juga telah menjalin beberapa kerja sama, di antaranya program pendidikan dengan Universitas Mataram, program dana hibah serta program-program lain terkait penanaman investasi.

“Berdasarkan kunjungan saya beberapa hari ini, banyak sekali peluang di Nusa Tenggara Barat, terutama untuk membangun hotel di kawasan Senggigi,” jelasnya.

Dikonfirmasi Gubernur NTB mengatakan sangat menyambut baik kunjungan Dubes Amerika Serikat untuk Indonesia tersebut, ia menyampaikan kunjungan Dubes Amerika itu merupakan bentuk kepercayaan negara Amerika terhadap Nusa Tenggara Barat. Kepercayaan tersebut menurut Gubernur terkait dengan keamanan dan kondusifitas daerah yang sejak lama sudah terjaga di NTB.

“Ini menunjukkan Lombok itu aman dan kondusif. Karena tidak mungkin Dubes Amerika mengunjungi daerah yang dianggap tidak aman dan kondusif,” jelas Zainul Majdi.

Gubernur menjalaskan NTB merupakan daerah yang ramah dan bersahabat bisa mengembangkan satu pola bermasyarakat dalam kemajemukan dan juga harmoni. “Ini juga merupakan satu apresiasi bahwa berkat kerja keras dan kerjasama semua pihak, kita semua memiliki sahabat sebagai modal yang dibutuhkan untuk membangun NTB,” tandasnya.

aNd

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here